Minggu, 15 Desember 2019

KONSEP HORIZON KEILMUAN UIN MATARAM


KONSEP HORIZON ILMU UIN MATARAM

Penerapan konsep horizon ilmu di uin mataram menjadi dasar dasar atau pondasi dalam pengembangan diri manusia, pengembangan secara lahir maupun batin yaitu dengan berlandaskan Al – Quran dan hadist sebagai pedoman utama, dalam horizon keilmuan bertujuan untuk mengembangkan atau menerapkan rasio, rasa dan raga, ini juga menjadi salah satu pradigma baru uin mataram dalam meningkatkan sumber daya manusia agar tercipta insan yang berbudi dan berilmu serta bisa bermanfaatnya manusia yang terdidik untuk kemanfaatan umat. Proses proses yang di lalui dalam pengembangan ilmu ini adalah dengan melakukan pendekatan menggunakan epistomologi, epistomologi ini dikembangkan untuk memadukan antara epistemologi bayani burhani dan irfani.
 A. EPISTEMOLOGI BAYANI
Bayani ini sendiri adalah suatu cara atau metode pemikiran yang berlandaskan pada teks dan otoritas salaf, teks utama yang mempunyai otoritas penuh untuk memberikan sebuah arahan atau arti sebuah kebenaran. Tapi menurut saya epistemologi bayani ini akan menimbulkan polemic serta sikap mental yang bersifat defensive, apologetic dogmatic, ini dipengaruhi pola logika atau rasio secara berlebih karna memang otoritas atau kekuasaan penuh dikuasai oleh teks. tapi kebanyakan orang menganggap bayani sendiri disamakan dengan epistemologi rasionalisme, ini jelas berbeda dan harus di telaah oleh para akademisi, karna memang ada beberapa kesamaan.
B. EPISTEMOLOGI BURHANI
Metode berfikir ini di dasarkan pada teks maupun pengalaman, melainkan atas dasar tuntutan nalar logika bahkan dalam tahap tertentu menurut saya interpretasi teks hanya bisa diterima apabila tidak bertentangan dengan aturan logis, tapi saya juga mengakui bahwa peran burhani dalam ilmu pendidikan juga sangat besar, karna burhani ini sendiri menciptakan disiplin fiqih dan teologi (ilmu kalam) dan burhani sendiri telah membawa filsafat kepada puncak kegemilanganya. Dalam nalar burhani sendiri tidak cukup hanya mendasarkan ada teks tanpa memperharikan makna tersiratnya, karna bahasa dianggap tidak cukup mampu menggali makna makna yang dikandung teks, melainkan harus dibantu dengan nalar yang logis, oleh karna itu rasio tidak bisa lepas dari burhani.
C. EPISTEMOLOGI IRFANI
Metode ini adalah metode yang di dasarkan atas pendekatan dan pengalaman langsung atas realitas spiritual keagamaan, berbeda dengan sasaran bayani yang saya jelaskan di atas, bayani bersifat eksoteris, sasaran bidik irfani sendiri adalah bagian (esoteris) batin teks, karna itu rasio berperan sebagai alat untuk menjelaskan pengalaman spiritual tersebut. Irfani sendiri menurut saya memang berperan penting dalam pendidikan, terutama dalam bidang sufisme dan Dari 3 epistemologi ini mengandung makna – makna bagi perubahan jiwa dan raga manusia menjadi lebih baik, manusia menjadi tau bahwa hakikat dari ilmu pengetahuan walaupun menggunakan rasio tapi juga tidak terlepas dari batin, karna memang dua hal ini jika dikombinasikan akan menciptakan suatu system pemikiran yang lebih baik dan selanjutnya akan terjadi perubahan perubahan dari pengetahuan yang diskrit dan formal menjadi prinsip prinsip yang esensial dan realitas, atau sesuai dengan fakta dilapangan, ini menjadi salah satu system pradigma baru. Horizon ilmu uin mataram ini juga mengembangkan kepentingan umat dengan menciptakan manusia yang tidak hanya mengerti tentang konsep teologis saja, tapi membangun pengetahuan dalam bidang teknologi yang tentu pada zaman ini teknologi terus berkembang yang memudahkan aktivitas manusia dan bisa membangun bangsa ini. Dalam konsep ini horizon uin juga mengembangkan intuisi bagi pengabdian bangsa, jadi sesungguhnya ketika seorang insan manusia sudah terbentuk melalui konsep horizon ini, ketika ada suatu problem atau konflik di bangsa ini, tanpa suruhan atau tanpa perintah manusia tersebut akan langsung turun berperan dalam menyelesaikan konflik tersebut, karna memang dalam pradigma ini mendidik manusia agar mempunyai sifat intuisi, tanpa perintah pasti ada rasa didalam hati untuk ikut berpartisipasi dalam masalah bangsa ini. Kesimpulan dalam horizon ilmu uin mataram ini menyangkut segala aspek kehidupan, dari prinsip agama sampai prinsip social

HARAPAN SAYA UNTUK KEBANGKITAN ISLAM ABAD 21
      Kebangkitan islam pada zaman ini sudah mulai terlihat titik terangnya, tentu saat runtuhnya kerajaan islam terbesar didunia ya itu turki utsmani, dan saat itu pula peran islam dalam dunia mulai berkurang, tapi pada abad ke 20 ini sudah mulai ada titik terang, yaitu cahaya kebangkitan islam mulai mencuat, terbukti dengan adanya gerakan intelektual maupun gerakan social politik dengan peran islam yang menonjol di dalamnya, itu adalah suatu hal yang mengembirakan bagi umat islam sendiri, karna beberapa abad sebelumnya islam mengalami kondisi yang buruk ntah dalam bidang politik maupun bidang sosial bahkan perekonomian dan kekuasaan dikuasai oleh orang barat, itu adalah suatu hal yang memprihatinkan, sehingga harapan saya untuk kebangkitan islam pada abad 21, islam bisa menciptkan ressurgence (kebangkitan) yang penuh dan utuh bisa mencakup segala aspek bahkan harus bisa menguasi perekonomian dunia. Saya juga berharap umat islam khususnya di indonesia ini bukan hanya bangkit dalam hal material tapi juga bangkit dalam hal intelektual (pemikiran) dan moral,  karna yang saya ketahui saat ini, orang orang barat mrngalami kemajuan yang drastis dalam bidang intelektual, dan orang orang barat sudah mulai menciptakan teknologi teknologi yang baru dan meningkatnya persentase intelektual juga menjadi dasar bangsa barat bisa maju, sedangkan umat islam di indonesia ini masih stuck atau bisa dikatakan masih belum mengalami kemajuan yang signifikan dalam bidang teknologi, dan umat islam kebanyakan suka  berdebat tentang hal yang sepele yang sebenarnya hal itu tidak penting untuk diperdebatkan, saya juga berharap pada abad ke 21 dengan dunia yang mengalami kemajuan yang pesat (modernisasi) umat islam bisa bijak menyikapi atau kurang lebih bisa memfilter atau menyaring budaya budaya barat yang masuk  yang bisa menghancurkan moral umat islam terutama pemuda pemudi islam,  yang berperan penting pada kebangkitan islam di masa depan, hal hal dasar yang harus menjadi perhatian sebenarnya adalah masalah moral itu sendiri dan mindset atau persfektif  tentang masa depan, karna tentu kita sudah mengetahui kemajuan dunia tidak lepas dari dampak negatif dan positif, jikalau kita sebagai orang islam tidak bisa menyikapi kemajuan moderenisasi tentu akan menimbulakan masalah yang serius, memang bangsa barat tidak menjajah kita secara material tapi penjajahan dilakukan dengan halus atau secara adab yang merusak moral, yaitu melalui budaya budaya barat yang sudah keluar dari syariat islam bahkan bisa membuat kita kafir (muratd) secara tidak sadar dengan, musik, kpop, dan sebagainya. Kesimpulan dari harapan saya untuk kebangkitan islam abad 21, pertama umat islam terutama milenial harus berperan penting dalam kegiatan kegiatan sosial maupun keagamaan, karna dari itu bisa membentuk moral dan adab yang bisa merubah mindset dan pemikiran umat islam untuk kebangkitan islam pada abad 21 menjadi lebih cepat bahkan sampai menguasai sistem dunia dan umat islam harus lebih mengedepankan ajaran ajaran atau sistem ekonomi yang diajarkan nabi muhammad, serta tidak lupa hal yang paling penting adalah menjaga salat lima waktu, seperti sabda nabi ketika ditanya oleh salah seorang sahabat, “ kapan umat islam akan maju dan menguasai dunia” nabi menjawab, ketika salat subuh sudah seperti salat jum’at, yaitu rame, jadi mulailah dari sekarang, jangan tunggu nanti dan jangan suka menunda sesuatu yang bisa kita kerjakan sekarang, , mulai bangkit dari diri sendiri, insyaAllah ketika kita sudah mulai merubah diri, Allah tidak akan diam, dan pasti akan membantu kita sehingga islam bisa kembali pada kejayaan nya.

TOKOH YANG IDEAL PEMIKIR MUSLIM PADA ABAD 21
pada saat ini tokoh tokoh pemikir muslim terutama di indonesia ini bisa kita temukan dengan mudah, karna masing masing dari tokoh mempunyai cara berfikir yang berbeda beda, tapi dari sekian pemikir muslim yang pernah saya ikuti kajian atau hal hal yang disampaikannya saya lebih tertaik dengan sosok Ustadz yang berasal dari pandegelang banten, dia adalah Ustadz adi hidayat lc.ma dengan riwayat pendidikan. Ustadz Adi Hidayat memulai pendidikan formal di TK Pertiwi Pandeglang tahun 1989 dan lulus dengan predikat siswa terbaik. Kemudian melanjutkan pendidikan dasar di SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas III dan beralih ke SDN III Pandeglang di jenjang kelas IV hingga VI. Di dua sekolah dasar ini dia juga mendapat predikat siswa terbaik, hingga dimasukan dalam kelas unggulan yang menghimpun seluruh siswa terbaik tingkat dasar di Kabupaten Pandeglang. Dalam program ini, dia juga menjadi siswa teladan dengan peringkat pertama. Dalam proses pendidikan dasar ini, Adi Hidayat kecil juga disekolahkan kedua orang tuanya ke Madarasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang. Pagi sekolah umum, siang hingga sore sekolah agama. Di madrasah ini, dia juga menjadi siswa berprestasi dan didaulat sebagai penceramah cilik dalam setiap sesi wisuda santri, dengan melihat riwayat pendidikan agama maupun sosial, saya begitu kagum bahkan beliau juga menjadi siswa terbaik di setiap pendidikan yang ia tempuh, kenapa saya tertarik dengan Ustadz adi hidayat? Saya sudah mengikuti kajian beliau dan ilmu yang disampaikan tentang islam dan umat muslim begitu luar biasa, bahkan dalam persfektif ustad adi hidayat menggunakan cara pandang metafisika yaitu proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya  berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji. Ustadz adi hidayat dengan kecerdasan yang dimiliki dan dengan nalar yang tajam dan kritis bisa dengan sekejap memahami suatu kajian atau problem yang di bahas dari dasar kajian itu sendiri atau disebut monoisme, adi hidayat juga dalam penyampaian ilmunya tidak lepas dari historis atau sejarah, bahwa kita tidak bisa melupakan sejarah, karna sejarah adalah awal mula munculnya sesuatu dan harus tetap di ingat sebagai bukti konkrit kajian di masa depan, bahkan adi hidayat juga mempunyai pandangan tentang masa depan melihat dari individu yang jika menjalani kehidupan dengan baik pasti akan mendapatkan hal yang baik juga, cara pandang adi hidayat yang menggunakan nalar atau rasio membuat saya kagum, dia bisa mengkombinasikan antara rasio akal dengan dalil dari agama dan memberikan bukti secara nyata yang bisa dibuktikan secara empirisme, ustad adi hidayat juga mempunyai kecerdasan yang bisa kita katakan lebih dari manusia biasa, karna beliau hafiz Qur’an bahkan hafal kolom dan letak baris nya, bahkan beliau juga menghafal hadis dan tafsir tafsir karangan ulama terkenal, ilmu yang dimiliki oleh adi hidayat bukan hanya sekedar ilmu agama, tingkat nalar atau berfikir logis juga sangat menonjol dalam diri ust adi hidayat, bahkan beliau juga mempunyai pemikiran yang bijak tentang segala sesuatu, saya rasa mulai dari ahlak, adab, moral sampai intelektualitas di kuasai oleh ust adi hidayat, maka dari itu dia sangat cocok menjadi tokoh yang ideal dengan ajaran dan ilmu yang dimiliki beliau bisa membuat generasi islam menjadi lebih semangat dan tentunya bisa berperan dalam kebangkitan islam. Adi hidayat tidak hanya memberikan teori semata,. Tapi juga bisa dibuktikan secara nyata atau empiris, ketika kamu melaksanakan ibadah, hal yang bisa didapatkan bukan hanya dari sisi rohani, tapi juga raga atau yang bermanfaat kepada diri sendiri dan kepada orang lain. bahwa yang benar adalah segala sesuatu yang membuktikan dirinya sebagai yang benar dengan melihat kepada akibat-akibat atau hasilnya yang bermanfaat secara praktis. Atau disebut pragmatisme. saya rasa untuk tokoh  pemikir yang  ideal dengan melihat dari kecerdasan maupun pemahaman dengan agama ustad adi hidayat adalah tokoh yang cocok untuk kemajuan agama maupun bangsa ini, itulah beberapa alasan saya menjadikan ust adi hidayat sebagai tokoh ideal pada abad  ke 21 ini




Rabu, 28 Agustus 2019

KESURUPAN PESERTA PBAK 2019

UIN MATARAM telah melaksanakan PBAK pada hari ke 3 Rabu 28/08/19 bertempat di islamic center.

PBAK yang bertempat di islamic center berjalan lancar sekitar sampai pukul 10 pagi, Menurut sebagian peserta PBAK, Kesurupan terjadi akibat siraman rohani atau lebih tepatnya puisi tentang orang tua, sontak semua peserta menunduk dan merenungkan semua kesalahan kesalahan kepada orang tua.



Dan disitulah para siswa mulai teriak, ujar salah satu peserta berasal dari turide Lombok Barat, NTB

Tapi syukur pantia bergerak dengan cepat dan memutuskan untuk mengakhiri acara PBAK pada hari ke 3 itu dan memulangkan peserta lebih awal dari biasanya.

Kesurupan Peserta PBAK 2019

UIN MATARAM telah melaksanakan PBAK pada hari ke 3 Rabu 28/08/19 bertempat di islamic center.

PBAK yang bertempat di islamic center berjalan lancar sekitar sampai pukul 10 pagi, Menurut sebagian peserta PBAK, Kesurupan terjadi akibat siraman rohani atau lebih tepatnya puisi tentang orang tua, sontak semua peserta menunduk dan merenungkan semua kesalahan kesalahan kepada orang tua.


Panita berusaha menenangkan salah satu peserta


Dan disitulah para siswa mulai teriak, ujar salah satu peserta berasal dari turide Lombok Barat, NTB

Tapi syukur pantia bergerak dengan cepat dan memutuskan untuk mengakhiri acara PBAK pada hari ke 3 itu dan memulangkan peserta lebih awal dari biasanya.

Selasa, 27 Agustus 2019

PBAK UIN MATARAM 2019 ISLAMIC CENTER NTB


UIN MATARAM adalah Universitas Islam Terbaik di NTB, dari tahun ke tahun semakin banyak peminatnya. dan sekarang di tahun 2019, lebih dari 3000 mahasiswa baru menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Mataram.

di tahun ini, UIN Mataram mengadakan PBAK di Islamic Center NTB. Menurut Dr. Jumarim ,MHI selaku panitia PBAK UIN Mataram tahun 2019 mengatakan " IC NTB dipilih sebagai tempat kegiatan PBAK karena Secara teknis kampus UIN Mataram masih dalam renovasi sehingga IC NTB adalah pilihan paling representasif dari segi kelengkapan untuk pembinaan rohani mahasiswa baru.

Kegiatan PBAK ini akan berlangsung sampai tanggal 29 Agustus 2019 kedepan.

Beberapa foto mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia



Source : laluahmad.com

Minggu, 15 April 2018

HIJRAH BUTUH PENGORBANAN
oleh: azhari

Hijrah itu butuh pengorbanan...
kenapa saya berani bilang begitu, di karnakan ketika kita hijrah (berubah menjadi lebih baik, di saat itu kita akan meninggalkan masa masa kelam atau pergaulan dan lingkungan kita sebelum berhijrah, tapi kita juga harus yakin dengan janji Allah, barangsiapa meninggalkan sesuatu karna Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Perkenalkan, aku Mutie. Dan ini kisah ku yang ingin menjadi penghuni Surganya Allah.
Keputusan yang luar biasa ketika saya memantapkan hati dan diri untuk hijrah kejalan Allah untuk bisa masuk ke Surga nya Allah. Sebenarnya saya bukan orang yang baru pertama kali mengenakan jilbab, saya sudah cukup lama mengenakan jilbab namun jilbab yang saya gunakan masih belum sempurna bahkan bisa dikatan jauh dari sempurna. Saya masih menjalankan kewajiban saya sebagai seorang muslimah untuk memakai jilbab dan tidak mengerti bahkan tidak paham apa itu jilbab dan mengapa jilbab itu sangat wajib bagi kaum muslimah.
Tiap hari saya mencari dan mengejar hidayah Allah untuk memantaskan diri, belajar agama, mengkaji isi Al Quran dan memahami maknanya. Sehingga saya sadar jika jilbab bukan hanya sekedar kewajiban, bukan hanya sekedar menutup. Tapi jilbab lebih dari mengajarkan banyak hal, jilbab telah menjaga ku dari banyak hal yang buruk. Menjaga sikap ku, menjaga kata ku, menjaga tingkah ku, menjaga hati dan tentu saja menjaga aurat ku dari pandangan nakal para pria.
Namun tidak semudah yang dibayangkan ketika aku memutuskan untuk hijrah dari jilbab gaul menuju jilbab syar’i. Banyak ujian dan cobaan yang datang dari Allah, mulai dari ujian kebaikan hingga ujian keburukan. Ujian kebaikan yang Allah berikan adalah ketika aku diberikan jodoh yang luar biasa, tidak pernah berhenti bersyukur pada Allah. Karna Allah memberikan jodoh yang baik akhlaknya, ibadahnya, rupanya dan sikapnya.Ujiannya, mampukah aku menjaga kehormatan ku dan kehormatan suami ku saat suami ku pergi keluar rumah untuk mencari nafkah. Mampukah aku menjaga harta ku dan keluarga ku. Tapi aku yakin jika aku mampu karna Allah Maha pemberi Keyakinan dan Janji Allah tidak pernah ingkar. Dengan Bismillah aku coba untuk dihari pertamaku berjilbab syar’i, Alhamdulillah Puji Syukur Kehadirat Allah SWT, langkah pertama diberikan kemudahan dan kelancaran, ujian demi ujian ku coba jalani dan atasi, satu persatu ujian terlewati.
Ada ujian yang paling berat adalah ketika orang disekitar kita melihat dan memandang sebelah mata akan perubahanku. Sejak aku memutuskan untuk hijrah, aku menarik diri dari pergaulan. Pergaulan yang tadinya suka bergosip, bergunjing dan berkumpul padahal tidak ada banyak manfaat akhirat yang ku dapat. Perubahan ku itu membuat banyak anggapan bahkan omongan yang tidak enak sekali untuk didengar, namun tak kuindahkan semua itu, anggap saja cobaan dan berfikir bahwa penilaian manusia tidaklah penting. Mau dinilai bagus oleh manusia atau oleh Allah Yang Maha Pemberi Nilai lebih baik. Hanya berharap Ridho dan Berkah Allah saja.
Alhamdulillah, hingga kini aku terus berusaha untuk istiqomah dengan jilbab syar’i ku dan ketengan hati jiwa dan raga yang kudapat membuat ku merasa bahwa Allah sangatlah mencintai ku. Wujud rasa syukurku mungkin dengan tetap konsisten, istiqomah dan taat pada Allah.
InsyaAllah Allah memberikan Rahmat dan Berkah yang melimpah. Amiin.


Kapan mau hijrah? Kalau serius berhijrah, janganlah menunda-nunda.

Apa Sih yang Dimaksud Hijrah?


Secara etimologi, hijrah adalah lawan dari kata washal (bersambung). Maksud hijrah di sini adalah berpisahnya seseorang entah berpisah dengan badan, dengan lisan, dengan hati.
Asal hijrah di sini bermakna meninggalkan, yaitu meninggalkan berbicara atau meninggalkan perbuatan. Tidak berbicara pada orang lain, itu bermakna hajr.
Sedangkan kalau membahas hijrah, ada dua maksud:
  1. Hijrah hissi, yaitu berpindah tempat, yaitu berpindah dari negeri kafir ke negeri Islam atau berpindah dari negeri yang banyak fitnah ke negeri yang tidak banyak fitnah. Ini adalah hijrah yang disyari’atkan.
  2. Hijrah maknawi (dengan hati), yaitu berpindah dari maksiat dan segala apa yang Allah larang menuju ketaatan.

Setiap manusia mesti berhijrah, yaitu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Yang akan diulas dalam tulisan ini adalah berhijrah dari maksiat pada ketaatan.

Ingatlah, Tujuan Kita Diciptakan

Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Allah tidak menciptakan kita sia-sia, pasti ada suatu perintah dan larangan yang mesti kita jalankan dan mesti kita jauhi. Allah Ta’ala berfirman,
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu’minun: 115).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengatakan, “Apakah kalian diciptakan tanpa ada maksud dan hikmah, tidak untuk beribadah kepada Allah, dan juga tanpa ada balasan dari-Nya?” (Madarij As-Salikin, 1: 98)
Jadi beribadah kepada Allah adalah tujuan diciptakannya jin, manusia dan seluruh makhluk. Makhluk tidak mungkin diciptakan begitu saja tanpa diperintah dan tanpa dilarang. Allah Ta’ala berfirman,
أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَنْ يُتْرَكَ سُدًى
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (QS. Al-Qiyamah: 36).
Imam Asy Syafi’i mengatakan,
لاَ يُؤْمَرُ وَلاَ يُنْهَى
“(Apakah mereka diciptakan) tanpa diperintah dan dilarang?”.
Ulama lainnya mengatakan,
لاَ يُثاَبُ وَلاَ يُعَاقَبُ
“(Apakah mereka diciptakan) tanpa ada balasan dan siksaan?” (Lihat Madarij As-Salikin, 1: 98)

Menjadi Manusia Ideal

Manusia ideal tentu saja yang merealisasikan tujuan penciptaannya di atas. Ia menjalankan yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Perintah dan larangan ini dalam hal hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama. Manusia ideal adalah yang baik terhadap Allah dan terhadap manusia. Kriteria ini masuk dalam kriteria orang shalih.
Ibnu Hajar berkata, “Shalih sendiri berarti,
الْقَائِم بِمَا يَجِب عَلَيْهِ مِنْ حُقُوق اللَّه وَحُقُوق عِبَاده وَتَتَفَاوَت دَرَجَاته
“Orang yang menjalankan kewajiban terhadap Allah dan kewajiban terhadap sesama hamba Allah. Kedudukan shalih pun bertingkat-tingkat” (Fath Al-Bari, 2: 314).
Karena Rasul tidak hanya diutus untuk membetulkan ibadah, namun juga mengajarkan akhlak sesama. Disebutkan dalam hadits, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاَقِ
Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan baiknya akhlak.” (HR. Ahmad, 2: 381. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)



Sumber : https://rumaysho.com/12977-kapan-mau-hijrah.html

Mari Berhijrah


Hijrah dalam konteks bahasa adalah berpindah dari suatu tempat ke tempat yang lain, namun dalam konteks islam adalah Hijrah demi mempertahankan aqidah, memperjuangkan kebenaran dengan perinsip dan keyakinan yang kokoh. Sehingga hijrah pun bisa di posisikan sebagai jihad yang besar karena di lakukan dengan keimanan yang kuat.
Kembali pada hijrahnya Rasulullah Saw bersama para sahabat dari makkah ke madinah yang di lakukan semata-mata melaksanakan perintah Allah Swt, meninggalkan tanah kelahirannya yang di kuasai orang-orang kafir yang menentang keberadaan Dinul Islam.
Dengan demikian seorang yang berhijrah telah mengingkari segala hal dengan ikhlas karena keimanannya kepada Allah Swt dan Rasul-Nya sehingga siap dan rela meninggalkan segala yang di larang dan dengan sepenuh hati melaksanakan apa yang di perintahkan oleh Nya.
Ini merupakan gambaran Taqwa yang selam ini menjadi cita-cita tertinggi seorang muslim. Sungguh beruntung orang-orang yang berhijrah karena Allah dan Rasulnya, balasnnya sangat berlimpah dan mendapat derajat dan tempat yang tinggi di sisi Allah Swt.
Dalam Al-Qur’an di sampaikan “akan mendapat ridha dari Allah” (QS. At-Taubah:100), “kesalahan di hapus dan dosa di ampuni” (QS. Ali-Imran:195), “derajat di tinggikan Allah” (QS. At-Taubah:20), “Rizki yang berlimpah di dunia” (QS. Annisa:100 dan Al-Anfal:79), “kemenangan yang besar” (QS. At-Taubah: 20 dan 100), “tempat kembalinya surga” (QS. At-Taubah:20).
Oleh karena itu kita pasti menjadi orang-orang yang sangat beruntung karena rela dengan ikhlas berhijrah meninggalkan segala kenikmatan dunia yang penuh dosa, berhijrah dari kehidupan yang kelam, jauh dari hidaya dan nur Allah menuju kehidupan yang lebih baik, lebih dekat dengan sang pencipta, hidup bahagia penuh ketaatan di atas aqidah islam yang benar.

KONSEP HORIZON KEILMUAN UIN MATARAM

KONSEP HORIZON ILMU UIN MATARAM Penerapan konsep horizon ilmu di uin mataram menjadi dasar dasar atau pondasi dalam pengembangan dir...